Road Map - Perjalanan Meraih Impian

 Radik Alama G / 111911133196

         Halo semua! Perkenalkan saya Dini mahasiswa Psikologi angkatan 2019. Disini saya akan berbagi tentang rencana kegiatan atau impian yang ingin saya wujudkan. Sebelumnya mari berkenalan lebih dekat dengan saya. Saya lahir di Tangerang, 3 Juni 1999. Saya merupakan anak keempat dari empat bersaudara. Yup benar sekali saya adalah anak bontot yang dimanja oleh ketiga kakak saya. Walaupun di rumah dikenal sebagai sosok yang manja akan berbeda ketika saya berada di luar rumah. Teman-teman mengenal saya sebagai sosok yang mandiri dan tidak bergantung pada orang lain. Sejak  dibangku sekolah saya sangat aktif mengikuti banyak kegiatan ekstrakulikuler seperti  pramuka, catur, dan  taekwondo.

Ketika kelas 3 SMP saya harus berhenti dari taekwondo karena didiagnosis menderita lupus. Pada saat itu, saya sedikit kecewa karena banyak larangan yang harus dihindari agar tidak kambuh. Ketika SMA saya masih mengikuti Pramuka walaupun sudah diperingatkan untuk menghindari panas dan tidak boleh kelelahan. Anehnya ketika saya sibuk mengikuti kegiatan, saya tidak kambuh dan justru keadaan kesehatan saya baik. Keadaan berubah ketika memasuki kelas 3 SMA, saya sering kambuh dan masuk rumah sakit hampir setiap bulan. Memang pada saat itu saya stress karena persiapan ujian dan tidak jarang mengikuti kegiatan ekstrakuler. Karena alasan kesehatan, saya menunda kuliah selama 1 tahun. Saya lulus pada tahun 2018, dan baru diterima di PTN pada tahun 2019.

Selama menunggu, saya berjualan lumpia buatan ibu. Sebelumnya saya memang sering berjualan lumpia sejak masih SMP. Selain berjualan lumpia, saya juga berjualan make-up. Hal ini sekaligus menyalurkan hobi saya dalam bidang make-up. Saya sering membuat video tutorial make-up dan menguploadnya di instagram. Selain itu saya juga mengembangkan minat saya di bidang make up dengan cara mengikuti lomba dan event-event yang berkaitan dengan make up. Berjualan dan membuat konten make-up tidak membuat saya melupakan tugas utama yaitu belajar untuk memasuki PTN. Saya sangat bercita-cita dapat diterima di Psikologi Universitas Airlangga sehingga saya berusaha keras agar dapat mewujudkannya.


    Pada tahun 2019 penantian selama satu tahun akhirnya membuahkan hasil. Saya diterima di Fakultas Psikologi Universitas Airlangga melalui tes UTBK. Satu hal yang saya rasakan adalah ‘senang’. Usaha yang saya lakukan tidak sia-sia. Saya dapat mewujudkan salah satu impian saya, dan akan berusaha lebih keras lagi untuk mewujudkan impian saya lainnya. Kerja keras dan tidak mudah menyerah merupakan karakter yang melekat pada diri saya. Walaupun sebenarnya saya kerap kali menangis dan ingin menyerah, namun dukungan yang diberikan oleh keluarga dan teman-teman membuat saya bangkit lagi.

Di tahun 2020, saya baru mengikuti tes kepribadian MBTI dan mendapatkan hasil ENTP yang berarti ekstrovert, intuitive, thingking, dan perceiving. Berdasarkan cerita singkat diatas tentu bukan hal yang mengagetkan jika saya sangat aktif mengikuti banyak kegiatan. Saat ini saya juga masih aktif dalam berorganisasi yaitu BEM KM Psikologi. Saya sangat suka bertemu dengan orang-orang dan terlibat dalam kegiatan sosial. Selain itu saya juga dikenal sebagai sosok yang pandai berbicara dan percaya diri. Ketika tergabung dalam kepanitiaan event, saya kerap kali memberi ide yang saya dapatkan dari imajinasi saya. Walaupun begitu saya selalu berfikir rasional dan mempertimbangkan kemungkinan-kemungkinan yang terjadi. Dalam berorganisasi saya dikenal sebagai sosok yang tegas dan berani menyampaikan pendapat. Menjadi orang yang tegas bukan berarti kaku, saya sangat fleksibel terutama jika berkaitan dengan pembagian tugas.

Setelah mengenal lebih jauh, saya akan menunjukkan apa saja rencana yang akan saya lakukan di beberapa tahun kedepan. Di mulai pada tahun 2021, dimana saya ingin mulai  mengurangi kegiatan berorganisasi dan berfokus pada kegiatan akademik dan kegiatan lain yang lebih mengarah pada psikologi. Saya ingin meningkatkan kemampuan bahasa inggris dan bisa mendapatkan nilai ELTP diatas 500. Dengan nilai ELTP tersebut, saya berharap bisa mengikuti exchange. Di tahun 2021, saya juga ingin kembali aktif membuat konten make-up. Selain itu, saya berencana untuk rutin mengikuti webinar dan pelatihan online serta mengikuti magang. 

Di tahun 2022, saya berharap dapat melakukan sebuah penelitian dan menjadi lulusan psikologi. Saya berencana menjadi volunteer pada kegiatan-kegiatan sosial dan magang disuatu perusahaan. Saya tidak terlalu menargetkan harus diperusahaan apa, namun yang saya kejar adalah pengalaman bekerja. Bukan hanya konten make-up, pada tahun 2022 saya ingin memulai untuk memberi edukasi terkait kesehatan mental melalui instagram pribadi. 

Berlanjut di tahun 2023, saya berharap dapat bekerja di suatu perusahaan atau institusi yang berkaitan dengan psikologi. Gaji yang saya dapatkan akan saya jadikan modal usaha. Saya berencana untuk mengembangkan usaha lumpia dan membuka satu outlet. Di tahun 2024, saya berencana untuk melanjutkan S2 dan mengembangkan usaha lumpia untuk memperbanyak jumlah outlet. Saya juga berharap jangkauan followers instagram sudah semakin luas, sehingga saya dapat membuka jasa endorsement.  Saya tidak terlalu menargetkan usia berapa harus menikah, namun saya berharap sebelum usia 28 tahun saya sudah menikah. Di tahun 2027, saya menargetkan sudah memiliki 5 outlet lumpia. Membuka praktek psikolog dan taman baca, menjadi impian yang ingin saya wujudkan di tahun 2027. Saya sangat ingin membantu anak-anak jalanan yang tidak bisa merasakan bangku sekolah. Melalui taman baca yang saya buat, saya berharap mereka dapat belajar dengan layak tanpa mengelurkan biaya. 

 Ketika usia 30 tahun, saya berharap sudah memiliki perekonomian yang stabil dan sudah berkeluarga. Di usia ini saya berharap sudah dapat mengajak ibu ke tempat yang beliau inginkan. Saya menargetkan outlet lumpia sudah lebih dari 5 dan membuka usaha rumah makan. Target lainnya adalah dengan memanfaatkan ‘nama’ saya di instagram, saya ingin membuat brand lipstick atau bekerja sama dengan brand lain untuk membuat lipstick. 

Seperti yang saya sebutkan sebelumnya, saya sangat fleksibel dan sebenarnya saya tidak terlalu menargetkan harus usia berapa, harus dimana, harus menjadi apa. Saya lebih melihat peluang mana yang lebih baik dan menguntungkan, disitulah saya akan mengutamakannya. Saya tidak ingin membebani pikiran sehingga membuat saya stress dan akhirnya kambuh. Lebih baik saya menjadi seseorang yang fleksibel dan melakukan apa yang saya suka. Walaupun begitu, saya akan tetap berusaha keras untuk mewujudkan impian saya satu persatu.

Dan ini adalah gambaran singkat perjalanan yang akan saya tempuh...


        Semoga saya dapat mewujudkan satu persatu :)), semangat terus semua!! <3


Comments